Tanah Datar - Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, melakukan langkah strategis dengan menghadiri rapat konsultasi bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, di Jakarta, Jumat (6/2/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan program pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting antara pemerintah pusat dan daerah.
Turut mendampingi Wabup Ahmad Fadly dalam pertemuan penting ini adalah Kepala Bappedalitbang Adriyanti Rustam dan Kabid PPM Rahmadian. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat Kabupaten Tanah Datar dalam mengatasi persoalan stunting yang menjadi prioritas nasional.
Usai pertemuan, Wabup Ahmad Fadly mengungkapkan esensi dari rapat tersebut. "Tadi disampaikan banyak hal, dan yang pasti pertemuan ini guna memastikan angka stunting di Kabupaten Tanah Datar terus menurun melalui intervensi yang tepat sasaran dan berkelanjutan, " ujarnya.
Lebih lanjut, Wabup Ahmad Fadly membeberkan salah satu poin penting yang dibahas bersama Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus. Keduanya menjajaki potensi kerjasama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperkuat upaya penanganan stunting.
"Tadi bersama pak Wamen juga dibahas rencana kerjasama dengan BGN dalam penanganan stunting melalui pengadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG, khusus untuk melayani MBG bagi 3B, yakni Bumil, Busui, dan Balita non Paud di Kabupaten Tanah Datar, " ungkap Wabup.
Stunting, sebuah kondisi gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis, khususnya pada 1.000 hari pertama kehidupan, menjadi perhatian serius dalam pertemuan ini. Kondisi ini dapat berdampak pada tinggi badan anak yang tidak sesuai usia dan bahkan menghambat perkembangan otak.
Berbagai faktor seperti kekurangan gizi ibu hamil, minimnya ASI eksklusif, pemberian MPASI yang tidak tepat, infeksi, penyakit, serta sanitasi dan kebersihan yang buruk, diidentifikasi sebagai penyebab stunting. Oleh karena itu, pencegahan melalui ASI eksklusif, MPASI seimbang, suplementasi vitamin dan mineral, serta pencegahan penyakit menjadi kunci utama.
Fokus pada pemantauan pertumbuhan anak secara teratur juga ditekankan sebagai upaya berkelanjutan untuk memastikan anak-anak di Tanah Datar tumbuh sehat dan optimal.

Updates.