Pemukulan Tabuah Tandai Dimulainya Pembangunan 80 Huntap di Rambatan

    Pemukulan Tabuah Tandai Dimulainya Pembangunan 80 Huntap di Rambatan
    Pemukulan Tabuah Tandai Dimulainya Pembangunan 80 Huntap di Rambatan

    Rambatan, Tanah Datar — Pemukulan tabuah oleh Kepala BP BUMN/Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, Kamis (19/2/2026), menandai dimulainya groundbreaking pembangunan 80 unit Hunian Tetap (Huntap) di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar. Program ini menjadi langkah konkret percepatan pemulihan pascabencana sekaligus penguatan ekonomi masyarakat Sumatera Barat, khususnya di Tanah Datar.

    Dalam sambutannya, Dony menegaskan bahwa pembangunan Huntap bukan sekadar menghadirkan tempat tinggal bagi warga terdampak, namun juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi dan mental masyarakat.

    “Huntap ini bukan sekadar rumah. Ini adalah simbol kebangkitan ekonomi dan mental. Sumbar harus bangkit. Kita pernah berada di posisi terbaik, dan hari ini justru berada di posisi dua terburuk secara nasional, ” ujarnya.

    Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Sumbar saat ini berada di kisaran 3, 5 persen dengan inflasi mencapai 6 persen. Jika kondisi tersebut tidak segera dibenahi, dikhawatirkan akan memicu persoalan sosial seperti stunting hingga penyalahgunaan narkoba.

    Menurut Dony, Tanah Datar diharapkan menjadi role model pemulihan ekonomi di Sumbar. Selain pembangunan Huntap, pihaknya juga mendorong pembangunan Sekolah Rakyat sebagai pusat pengembangan generasi muda dan sentra ekonomi berbasis pertanian.

    “SekoIah Rakyat ini nantinya akan mampu menampung sekitar 3.000 siswa dengan pendidikan gratis dan berkualitas, mulai dari SD, SMP hingga SMA, lengkap dengan asrama, ” katanya.
    Putra daerah Tanah Datar itu menambahkan, pembangunan 80 unit Huntap ditargetkan rampung dalam waktu 3 hingga 4 bulan ke depan sehingga segera bisa dihuni masyarakat terdampak bencana.

    Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan tersebut. Pemkab telah menyiapkan lahan seluas 1, 8 hektare dengan cadangan tambahan sekitar 4 hektare.

    “Kami bergerak cepat. Saat daerah lain masih membangun hunian sementara, kita sudah masuk tahap hunian tetap. Saat ini akan dibangun 80 unit rumah, dan jika masih dibutuhkan, lahan cadangan siap digunakan, ” ujar Eka Putra.

    Selain penyediaan hunian, Pemkab Tanah Datar juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi seperti pembentukan kelompok tani dan penyediaan mesin jahit untuk mendukung usaha masyarakat agar roda perekonomian tetap berjalan.

    Terkait Sekolah Rakyat, Eka Putra menjelaskan proses administrasi tengah berjalan dan ditargetkan pembangunan dimulai pada tahun 2026. Ia juga menyampaikan apresiasi atas hibah lahan seluas 10, 5 hektare dari keluarga Dony Oskaria untuk mendukung program tersebut.

    “Alhamdulillah, untuk Sekolah Rakyat kita mendapatkan hibah tanah seluas 10, 5 hektare dari keluarga Pak Dony Oskaria. Saat ini kita sedang proses semuanya, InsyaAllah tahun ini akan dimulai pembangunan, ” terangnya.

    Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengapresiasi langkah cepat Danantara dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Tanah Datar.

    “Hari ini kita menyaksikan groundbreaking Huntap di Tanah Datar. Danantara bergerak cepat, menyalurkan ratusan alat berat dan ratusan ribu paket sembako melalui BUMN. Pelayanan BUMN ke depan harus semakin cepat dan tepat, ” ujarnya.

    Andre berharap pembangunan Huntap tidak hanya dilakukan di Tanah Datar, tetapi juga diperluas ke daerah lain di Sumbar. Ia menilai kualitas hunian sementara (huntara) yang dibangun sebelumnya sudah baik, dan Huntap yang dibangun saat ini diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik lagi.

    Dengan sinergi antara pemerintah daerah, Danantara dan DPR RI, pembangunan Huntap di Rambatan diharapkan menjadi tonggak penting pemulihan pascabencana sekaligus penguatan ekonomi dan sosial masyarakat Tanah Datar.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama PT Nindya Karya, Wakil Direktur HKI, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Komisaris PT Semen Padang, Komisaris InJourney, Ketua DPRD Tanah Datar, unsur Forkopimda Tanah Datar, Sekda, serta sejumlah undangan lainnya.(**)

    tanah datar sumatera barat
    Linda Sari

    Linda Sari

    Artikel Sebelumnya

    Bersama Bupati Tanah Datar, Jasa Raharja...

    Artikel Berikutnya

    Tanah Datar dan Imigrasi Bersinergi Awasi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Makan Bergizi Gratis Dongkrak Semangat Belajar dan Kesehatan Siswa
    Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Anggaran Pendidikan Meningkat, Tidak Berkurang dengan Adanya Makan Bergizi Gratis
    Riset Kemendikdasmen dan LabSosio UI Terhadap Dampak Program MBG: Dongkrak Semangat Belajar
    Koramil 1714-01/Ilu Kawal Aksi Demo Damai Masyarakat Distrik Ilu (20 Kampung) di Kabupaten Puncak Jaya
    TNI AD Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Lima Puluh Kota, Akses Warga Segera Pulih

    Ikuti Kami