TANAH DATAR - Merasakan langsung kepiluan masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang melanda Tanah Datar, Bupati Eka Putra, SE, MM, tak tinggal diam. Beliau memimpin sebuah rapat darurat bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sebuah langkah strategis untuk memastikan setiap usulan pendanaan ke pemerintah pusat melalui skema Transfer ke Daerah (TKD) tersusun rapi dan berpeluang besar untuk diterima.
Dalam pertemuan yang penuh semangat ini, Bupati Eka Putra menekankan betapa pentingnya sinergi antar OPD. Ia mendorong agar data dan dokumen pendukung yang disajikan tidak hanya akurat dan terukur, tetapi juga benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan. “Setiap usulan harus berbasis pada tingkat kerusakan dan dampak yang ditimbulkan, sehingga pemerintah pusat dapat melihat urgensi penanganan secara objektif, ” tegasnya, menunjukkan keseriusan dalam memperjuangkan nasib warganya.
Rapat yang digelar pada Kamis (2/4/2026) di ruang rapat Bupati ini menjadi ajang krusial untuk merangkum segala upaya pemulihan pasca bencana alam di Tanah Datar. Bupati Eka Putra berulang kali mengingatkan pentingnya validitas data.
“Usulan yang kita sampaikan harus benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan. Data yang lengkap dan valid menjadi kunci agar pemerintah pusat dapat segera merespon kebutuhan daerah, ” ujar Bupati Eka Putra, Kamis (2/4/2026).
Lebih dari sekadar mengajukan proposal, Bupati juga menuntut proaktivitas dari seluruh OPD. Koordinasi tidak boleh berhenti setelah usulan diajukan, melainkan harus berlanjut hingga program siap dilaksanakan jika anggaran disetujui. Menurutnya, ini adalah kunci agar pemulihan infrastruktur, ekonomi, dan sosial masyarakat terdampak berjalan cepat dan tepat sasaran, sebuah harapan besar yang tertanam di benaknya.
Ia menyoroti peran krusial usulan dari daerah terdampak bencana. Tanpa usulan yang jelas dan terstruktur, potensi kebutuhan daerah untuk tidak terakomodir secara maksimal sangatlah besar. Ini bukan hanya soal anggaran, tetapi juga bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menyampaikan kondisi faktual dan memperjuangkan kepentingan warganya.
“Kualitas perencanaan dan ketepatan data menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan memperoleh dukungan pendanaan, ” imbuhnya, menekankan pentingnya ketelitian dalam setiap detail.
Dengan penuh harapan, Bupati Eka Putra menutup rapat dengan statement yang menggugah semangat. Ia berharap seluruh jajaran pemerintah daerah memiliki pemahaman yang sama dan komitmen kuat untuk mengawal proses pengusulan hingga bantuan dari pemerintah pusat terealisasi. Tujuannya jelas: percepatan pemulihan dan pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.
Rapat yang dimoderatori oleh Asisten Administrasi Umum Setda Tanah Datar, Riswandi, ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Elizar, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ten Feri, Inspektur Helfy Rahmi Harun, Kepala Beppedalitbang Adriyanti Rustam, Kepala Bappenda Jasrinaldi, Plt. Kepala BPKD Oktovika Hendra, serta para Kepala OPD yang memaparkan usulan dan pejabat daerah lainnya di lingkup Pemkab Tanah Datar.

Updates.