Tanah Datar - Kabupaten Tanah Datar, sebuah permata pariwisata di Sumatera Barat, tak jarang menjadi destinasi favorit para pelancong dari berbagai penjuru dunia. Namun, di balik pesona wisatanya, terbentang tantangan yang belum terjamah oleh pemerintah daerah: kewenangan pengawasan dokumen bagi warga negara asing (WNA). Menyadari celah ini, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, merajut langkah strategis bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Sebuah dialog dan audiensi hangat terhelat di Rumah Dinas Bupati Indojolito, Batusangkar, pada Rabu (11/2/2026). Pertemuan krusial ini mempertemukan Bupati Eka Putra dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam, Kizlar Assad, beserta timnya. Agenda utamanya jelas: mencari solusi jitu untuk berbagai persoalan keimigrasian, terutama dalam pengawasan WNA yang berkunjung ke Tanah Datar.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Eka Putra tak sungkan menyampaikan harapan besarnya kepada Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam. Ia mengusulkan pendirian *outlet* pelayanan dokumen keimigrasian langsung di Kabupaten Tanah Datar.
"Tadi sudah kami sampaikan kepada Bapak Kizlar Assad selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam. Alhamdulillah, hal ini telah disanggupi, dan dalam waktu dekat kita akan melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Daerah Tanah Datar dengan Kantor Imigrasi, " ujar Eka Putra.
Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa kehadiran *outlet* pelayanan keimigrasian ini tak sekadar menjadi garda terdepan pengawasan WNA. Ini merupakan sebuah langkah maju yang akan sangat memudahkan masyarakat Tanah Datar dalam mengurus paspor maupun dokumen keimigrasian lainnya. Tak perlu lagi bersusah payah menuju Bukittinggi, kini pelayanan akan terasa lebih dekat.
Menanggapi hal ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam, Kizlar Assad, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan kesiapan pihaknya untuk merajut sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
"Kami sepakat untuk melakukan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Kami juga berterima kasih kepada Bapak Bupati yang secara langsung meminta kami untuk mendirikan *outlet* pelayanan keimigrasian di sini, " ungkapnya.(**)

Updates.