Tanah Datar — Pasca erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada 18 Februari 2026, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Datar untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih adanya potensi hujan abu vulkanik dan dampak lanjutan lainnya akibat aktivitas gunung berapi tersebut. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan terkendali.
Bupati Eka Putra menegaskan agar masyarakat tidak mendekati kawasan sekitar Gunung Marapi dalam radius yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Tanah Datar agar tetap waspada dan tidak mendekati kawasan Gunung Marapi. Keselamatan adalah yang utama. Patuhi seluruh arahan dari pemerintah dan petugas di lapangan, ” tegas Eka Putra.
Selain itu, Bupati juga meminta warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna menghindari dampak buruk abu vulkanik terhadap kesehatan, terutama gangguan pernapasan.
“Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik. Jaga kesehatan, kurangi aktivitas di luar jika tidak mendesak, ” tambahnya.
|
Baca juga:
Kick Off Meeting Penyusunan RKPD Tahun 2027
|
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga menginstruksikan seluruh camat dan wali nagari untuk aktif memberikan informasi kepada masyarakat serta melaporkan perkembangan situasi di wilayah masing-masing.
Pemkab Tanah Datar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak jelas sumbernya, serta terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
Dengan kewaspadaan dan kerja sama semua pihak, diharapkan dampak erupsi dapat diminimalisir dan masyarakat tetap dalam kondisi aman serta terlindungi.(**)

Updates.